Konsumen Diminta Samsung Berhenti Gunakan Galaxy Note 7

Konsumen Diminta Samsung Berhenti Gunakan Galaxy Note 7

Konsumen Diminta Samsung Berhenti Gunakan Galaxy Note 7 

INFOSOKIL.COM – Samsung Electronics Co. menyerukan pada customer untuk berhenti memakai Galaxy Note 7, termasuk hasil pertukaran yang baru. Samsung juga telah memberhentikan produksi dan distribusi Galaxy Note 7, saat penyelidiknya menunjukkan laporan baterainya cepat panas dan bisa meledak sehingga tidak aman untuk dipakai.

Menurut Infosokil.com, Selasa 11 Oktober 2016, pada hari Senin waktu Amerika, Samsung telah memohon semua penjual dan perusahaan jasa layanan pengantaran alat telekomunikasi untuk berhenti menjual atau menukar produk ini dengan produk semacam.

Menurut Samsung, customer yang memiliki Note 7 original atau hasil pertukaran, diminta agar tidak menggunakannya lagi.

Pengumuman ini adalah tindak lanjut perusahaan untuk hentikan produksi Galaxy Note 7. Satu ketentuan yang di ambil perusahaan saat beberapa pertanyaan mengemuka mengenai masalah baterai produk ini yang mudah panas yang dipasok oleh satu pabrik pemasok Samsung. Akhir bulan lalu, Samsung sudah menyebutkan akan hentikan supply dari pabrik pemasok baterai itu.

Penghentian produksi dan seruan ke customer untuk berhenti memakai Note 7 di ambil sesudah penarikan lagi 2, 5 juta produk itu dilakukan di semua dunia bulan lalu, yang membuat customer pusing dan perusahaan penerbangan cemas telephone itu meledak di hawa.

Sesudah pengumuman itu, harga saham Samsung Electronics jatuh sebesar 7 % di Seoul hari Selasa ini.

Sebelumnya, insiden yang melibatkan Note 7 hasil pertukaran terbaru berlangsung di Nicholasville, Kentucky, Amerika Serikat.

Pada Selasa awal hari minggu lalu, Michael Klering dan istrinya yang tengah tidur di kamar terbangun karena suara desisan.

Saat ia buka matanya, Klering melihat kamarnya sudah dipenuhi asap. ” Semua kamar sudah dipenuhi asap, dengan bau menyengat. Saya melihat ke telephone saya dan sudah dalam keadaan terbakar, ” kata Klering ke WKYT TV.

Klering mengakui dia barusan satu minggu memperoleh pertukaran Samsung Galaxy Note 7 dengan yang baru sesudah produk semacam yang lama ditarik. Namun nyatanya produk pertukaran itu juga menyebabkan kebakaran.

” Telephone itu barusan diganti, jadi Anda tentu fikir lebih aman. Saat itu telephone tidak tengah di isi lagi. Tidak diapa-apakan. Barang itu hanya teronggok disana, ” tutur Klering.

Fortune juga melaporkan perusahaan layanan angkutan di Amerika dan Australia Senin kemarin juga telah hentikan penjualan dan pertukaran Note 7, saat otoritas penerbangan melarang penumpang memakai telephone itu, sesudah telephone Note 7 hasil pertukaran menyebabkan asap dan menyebabkan evakuasi darurat penumpang di satu penerbangan Amerika minggu lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *